Menjelang akhir minggu lalu, tiba tiba handsfree saya mogok bekerja. Handphone saya menjadi kurang ciamik karena tidak bisa mendengarkan radio dan mp3,sekalian bermain game pun menjadi kurang sensasinya. Sampai saat ini saya masih bertahan memakai hp Nokia NGage klasik, karena saya bukan orang yang gampang jatuh cinta pada barang elektronik terbaru yang menggiurkan dan harganya pun masih menjadi pertimbangan utama.
Kondisi diatas membuat saya harus segera pergi ke Roxy untuk mencari handsfree yang baru. Sangat mudah menemukan penggantinya, tidak usah bersedih karena toko langganan sudah siap menyediakan barang kualitas original dengan harga produksi ala China. Harganya hanya 40 ribu, lebih murah dari harga handsfree originalnya yaitu 120ribuan.
Kemudahan diatas tapi tidak bisa terpenuhi karena saya memilih tidur seharian, malas luar biasa. Padahal jarak cukup dekat menuju Roxy dari rumah. Esoknya saya berusaha semangat memulai kegiatan meskipun tidak digantungi handsfree.Saya tetap sayang dengan hp saya yang sudah belah-belah karena terlalu sering jatuh dan terlempar sebagai bukti pemanfaatan fungsi maksimal.
Senin siang saya meeting untuk sebuah gathering perusahaan rekaman. Salah tiga dari empat yang hadir masing masing menggunakan Blackberry & Nokia E90. Kekinian !!
Dimanakah letak saya diantara perkembangan teknologi telekomunikasi, komputer & informasi?
Mungkin saya harus menandai tanggal untuk menghadiri pameran akbar teknologi komputer dan seluler di JCC minggu ini. Mudah2an saya tidak malas di akhir pekan untuk berkegiatan , karena tidur sangat menggoda.
Sementara saya masih mengutamakan tidur diatas pesatnya teknologi berpacu, Steve Jobs mengumunkan secara resmi iPhone model terbaru yaitu 3G iPhone 8 GB dan 16 GB yang dipasarkan Juli 2008. Kejutan lanjutan yang diumumkan adalah harga masing masing iPhone yaitu US$ 199 dan US$ 299. Harga Spesial dari Apple Inc ini ditetapkan dibawah harga iPhone versi lama yang dijual dengan harga US$ 399.
Strategi pasar ini dilakukan dengan diberlakukannya subsidi dari AT&T untuk meraup penjualan dan mengalahkan dominasi Blackberry di dunia.
Sumber: Inverstor Daily
Saya sama sekali belum tertarik untuk membelinya, karena barangnya pun belum keliatan beredar disini dan sampai saat ini pun saya belum tertarik membeli Ipod. Saya masih memilih untuk membeli handsfree untuk hp tersayang yang akhirnya saya dapatkan secara kebetulan di sebuah bursa handphone yang sepi di Kelapa Gading. Beruntungnya saya!!
PS:
Sorenya saya ke Gramedia dan menemukan komik Benny & Mice: Talk About Hape
Ilustrasinya dan cerita menggambarkan bagaiman hp menjadi sebuah Identitas disini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar