Dengan kegiatan saya yang tidak sibuk, saya banyak membuang waktu dengan berpikir sendiri, menikmati peristiwa-peristiwa dalam lamunan. Terbuang sia-sia !!
Setelah itu ketika saya harus mulai mengerjakan tugas-tugas saya diluar kerjaan rutin, saya tidak memiliki computer. Ide sudah ada, tapi saya harus menuliskan di kertas, kemudian entah kapan baru ditik di computer.
Di saat yang bersamaan saya harus menyelesaikan beberapa tulisan untuk sebuah buku dan proposal penelitian. Keduanya adalah tulisan yang sangat berbeda. Dibayangkan seperti surga dan neraka, namun keduanya adalah hal yang kom
plementer.
Keduanya harus saya selesaikan akhir Juli 2008. Seperti Anyer dan
Saya hanya akan tertegun, menikmati jam yang terus bergerak. Apalagi jam yang saya lihat adalah jam jenis ini :
A Lange & Söhne jam yang asalnya dari Jerman ini didirikan sejak 1845.
Insya Allah tercapai bisa punya jam diatas, tapi untuk saat ini saya harus banyak malu ketika saya membaca profil Kahar Tjandra di majalah SWA. Beliau adalah pemilik Betadine dan 19 perusahaan lainnya.
Bapak yang berusia 79 tahun ini meyebutkan dalam wawancaranya bahwa dia tidak pernah membeli baju, apalagi sepatu atau jam tangan. Segala yang dipakainya adalah pembelian isteri dan anak-anaknya. Dia selalu memakai sesuatu sampai rusak, tidak heran kalau kemeja yang dipakai pun sampai robek.
Jam yang dia pakai adalah jam A. Lange & Söhne yang tidak dia beli tapi anaknya yang membelikan.
Memang Pak Kahar Tjandra sudah pas memakai jam ini, kalau saya yang pakai pasti orang memastikan saya pelanggan di Mangga Dua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar