Save a prayer, faith & money?
Konser Duran Duran di Jakarta 8 April 2008 adalah konser kedua mereka di sini. Konser pertamanya 10 April 94, beda dua hari dengan tanggal konser keduanya. Tapi Harga tiketnya jauh berbeda, bandingkan harga tiket Duran Duran tahun 94 adalah Rp.75.000, sedangkan harga tiket konser mendatang adalah Rp. 650.000. Tempat konsernya sama di JCC Plenary Hall.
Konser pertama Duran Duran pada saat itu seperti khayalan babu buat saya. Gak mampu beli tiketnya. Tapi impian dan minat saya untuk menonton Duran Duran tidak pernah putus. Sampai akhirnya saya bias melihat mereka dari dekat di konser mereka di Tokyo tahun 2005. Beruntung saya bisa melihat formasi lengkap mereka, karena Oktober 2006, Andy Taylor kembali keluar dari Band, untuk sementara gitar diisi oleh Dominic Brown.
“Kita merasa kurang beruntung tidak bisa tampil dalam Konser Live Aid 1985, tapi kita sangat beruntung bisa tampil untuk menebusnya di Konser Live Aid 2005” Itulah yang dikatakan Simon Le Bon di Roma,Itali disela konser yang memberikan bantuan untuk warga di Afrika. Bagimana perasaan mereka ketika tampil kembali di Jepang setelah konser reuninya 2003 yang tiketnya terjual habis dalam waktu 30 menit?
Duran Duran mengadakan konser 13 Agustus 2005 di Tokyo Makuhari Messe, yang berada di daerah Chiba, salah satu distrik bisnis di pinggiran Tokyo. Daerah ini cukup dekat dengan Disneyland dan daerah Odaiba yang terkenal dengan Rainbow Bridge. Makuhari Messe merupakan sebuah balai pertemuan dengan kapasitas sekitar 10 ribu orang. Saya pastikan prosentase mayoritas jumlah orang dari kapasitas tempatnya adalah orang yang dilengkapi dengan keunikan gaya & fashion terkini. Tidak menjadi heran karena Perdana Menteri nya pun masuk daftar pria berpakaian terbaik versi salah satu majalah pria,termasuk didalamnya Pharell Williams..
Saya mulai memasuki arena konsernya sambil memperhatikan panggung yang ukurannya sekitar 20 X 10 meter yang dilengkapi tata lampu yang cukup penuh, mulai bagian atas, bawah, sisi kiri, dan sisi kanan. Ukuran yang sangat bagus untuk bisa menikmati band dari jarak dekat. Menyelinap diantara penonton lain adalah cara yang dipilih untuk bisa menonton paling depan Band yang menjadi bad favorit almarhum Lady Di dan Andy Warhol.
Cuaca Tokyo yang sedang panas panasnya tidak mengkhawatirkan saya dengan kondisi penonton yang sudah penuh akan mengelurakan aroma kurang sedap, karena ruangan pertunjukan dilengkapi pendingin ruangan yang sangat dingin dan mampu menyerap aroma tak sedap kecuali aroma laut khas Tokyo yang mengingatkan saya pada seorang teman.
Konsernya dijadwalkan 19.10 akan dimulai. Tidak sesuai dengan kebiasaan orang Jepang yang terkenal lebih menghargai waktu., konsernya baru digelar 19.30. Durasi keterlambatan yang bisa ditoleransi, mengingat yang akan ditonton adalah Duran Duran.
Dibuka dengan permainan lampu gelap terang Nick Rhodes (keyboards) and John Taylor (bass), Roger Taylor (drums), Andy Taylor (guitar) dan Simon Le Bon (vocals) masuk satu persatu dan langsung mengambil posisi masing masing di panggung (reach up for the) Sunrise menjadi lagu pembuka dengan bantuan tata lampu yang sangat terang bahkan menyilaukan. Rupa dan gaya tiap personilanya mulai terlihat. Tak lekang perkembangan fashion, mereka mampu tampil sangat hebat. Semuanya memakai setelan jas dengan detail menarik, ini mungkin salah satu alasan mereka dipilih untuk tampil di Fashion Rocks Concert, 8 Sept 2005 di New York's Radio City Music Hall dalam rangka New York Fashion Week.
Simon dengan rambut yang sangat rapi memakai setelan warna hitam , kemeja putih, dan ikat pinggang dengan buckle berbentuk tengkorak kepala yang dibubuhi batu berkilauan. John memakai celana kulit dengan jas army. Andy memakai jas hitam dan kaos hitam dilengkapi kalung dengan liontin bulat dibubuhi batu berkilauan, sedangkan Nick memakai setelan biru beludru dan tak ketinggalan Roger memakai kemja putih yang sangat terang.
Disusul dengan lagu yang videoklipnya dibuat di Sri Langka, Hungry like the wolf dibawakan dan dilengkapi visual graphic di LED. Setelah selesai Simon baru menyapa penonton dan langsung menyanyikan Is There Something I Should Know dan New religion. Simon kembali menyapa penonton dan menyampaikan pesan untuk menjaga dan membantu terwujudnya perdamaian dalam segala hal yang sesuai dengan tema lagu What Happens Tomorrow. Intro khas film 007 menjadi penuntun lagu A View To A Kill dengan gambar video wall nya bercerita tetntant detektif. .
Kembali Simon bercerita tentang arti persahabatan dan inilah menjadi pembuka dari deretan lagu lagu hits band yang tercatat sebagai band pertama yang lagunya bisa dibeli di internet yaitu Eectric Barbarella . Deretan hits, seperti Ordinary World, Save A Prayer, Notorius, Nice, dinyanyikan secar berurutan. Penonton mulai bergoyang menikmati lagu lagu kenangan, tentunya dengan gaya 80an. Simon juga memperkenalkan additional player dalam pertunjukannya itu. Ana Prass membantu sebagai backing vocal dan saxophonist Andi Hamilton melengkapi musikalitas Duran Duran. Meskipun di beberapa lagu vocal Simon terdengar mengecil, namun dia mengkompromikan interaksinya mengajak penonton bernyanyi. Wild Boys menjadi lagu kelimabelas yang dinyanyikan dan setelah lagu ini selesai, mereka menutup konsernya malam itu.
Dengan terikan penonton yang kurang jelas memanggil Duran Duran Akhirnya mereka keluar, Encore. Nick Rhodes langsung menyambut teriakan penonton dengan efek lampu blitz memasuki lagu Girls on film, tata lampu dibuat seperti lampu blitz kamera. Simon memasang pose seperti seorang model. Fashion show Phillip Treacy ditampilkan dalam video wallnya. Suasannaya menjadi sangat meriah..lebih meriah dari pagelaran fashion show mungkin.
Bagi saya yang belum pernah merasakan hebatnya liburan musim panas di Rio mungkin tidak kalah sensasinya ketika mendengarkan lagu Duran Duran yang berjudul sama. Lagu yang pernah masuk US Top 10 1983 ini menjadi lagu penutup konser. Berakhirnya konser seperti mematikan perangkat kompak pemutar mp3 saya yang sedang memutar folder Greatest Hits Duran Duran. Kemudian saya menyimpannya kembali untuk bisa memutarnya kembali dimanapun saya ingin mengingat mereka.
Jika anda ketinggalan untuk menonton penampilan live mereka, tinggal tunggu saja DVD Duran Duran's ?Live From London? yang akan dirilis sekitar bulan Oktober 2005 yang terdiri dari paket dobel DVD dan CD yang dilengkapi fitur audio Circle Surround, seperti yang dikutip dari www.billboard.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar