Selasa, 26 Agustus 2008

Bryan Boy Generation

The It Fag fashion Icon saat ini adalah Bryan Boy. Seorang blogger yang tulisan dan reviewnya sudah muncul di semua blog dan majalah fashion internasional. Gaya banci Fillipina ini menginspirasi Marc Jacobs dan membuatnya namanya diabadikan menjadi sebuah nama tas.

Di saat lain saya ditelp Kiki, sahabat yang beranak laki laki, Rami umur 6 tahun.


Kiki : Dimana ‘ ?


BB : Rumah, gak kemana-mana! Dimana ?


Kiki : Rumah, baru mau pergi, mau ngajak Rami beli game PSP

Lo nonton TV gak ? Liat itu mengerikan tampilan Ivan Gunawan


BB : Heh, emang kenapa ?


Kiki : Gw takut, dia tuh kayaknya bikin baci tuh jadi tren gitu lah, banci pake hak tinggi


BB : Dia bikin gaya banci jadi komoditi


Kiki : Iya, gw takut tiba-tiba ada anak-anak meletek sejak dini udah maksa pake sepatu hak.

kalo dulu yang meletek mah ya sudah, tapi gak diracuni tv karena jadi keliatan keren kalo sepatu hak.

Sumpah gw takut !!


BB : Segitu takutnya ?


Kiki : Iya beneran.


BB : Dosa ditanggung masing-masing lah, kemaren homo keberatan dengan berita soal Ryan yang memojokan, tapi yang lain bikin banci jadi tren.


Kiki : Sumpah gw masih takut !!



Kemudian saya googling soal representasi waria / gay di TV untuk menambah informasi, yang ditemukan adalah sebagai berikut :


sumber : http://ruangfilm.com/forum/viewtopic.php?t=789

Dikirim: Tue Aug 05, 2008 2:49 pm

Kirimkan subyek: PERLUKAH PERAN BANCI/GAY/ DI INDUSTRI HIBURAN diLENYAPKAN?

SAAT INDUSTRI HIBURAN DI RAMAIKAN DG HADIRNYA PERAN BANCI,WARIA, GAY DAN SEJENISNYA..

tampilnya mereka di TV mau tidak mau mempengaruhi "hajat" hidup banyk org, banyk yg meniru gaya bahasanya, tingkah lakunya maupun ber busananya...

ada yg menganggap ini contoh buruk, bagi generasi muda dan anak2..istilahnya MEMASYARAKATKAN BANCI, DAN MEMBANCIKAN MASYARAKAT... sebaliknya ada yg fine2 aja, menganggap cm hiburan n lucu2an...

dg adanya kasus RYAN gay pembunuh, kehadiran mereka sedikit bnyk jadi sorotan...

pertanyaan nya, perlukah kehadiran mereka di pertahankan atau di hilangkan...?????????

Dikirim: Tue Aug 05, 2008 3:25 pm

pernah ada anak tetangga ku, ditanya cita2 nya sama bapaknya;

"kalo udah besar mau jadi apa?' tanya sang bapak

"kalo adik udah besar, mau jadi seperi MADAME IVAN...", JWB SI ANAK DG LUGUNYA...

industri TV punya pengaruh sangat besar terhadap perkembangan mental anak bangsa....

kalo tiap hari di suguhkan banci/waria, pastinya punya pengaruh ke jiwa anak2 yg blm ngerti apa2....


sumber : www.halaman.net


Menonton televisi tampaknya membawa dampak negatif pada perkembangan anak dibanding dampak positif. Dari televisi anak-anak dapat menyaksikan semua tayangan, bahkan termasuk yang belum layak mereka tonton, mulai kekerasan dan kehidupan seks.

Dr. Endang Darmoutomo, MS, SpGK, mengungkapkan kecenderungan menonton tv terlalu lama akan meningkatkan angka obesitas pada anak-anak. Satu jam nonton tv misalnya, akan meningkatkan obesitas sebesar 2%. Pasalnya selama menonton TV, lanjut Dr. Endang, anak lebih banyak ngemil dan tak melakukan aktivitas olah tubuh.

Saat anak nonton tv, kalori yang dibakar hanya 36 kkal/jam, padahal apa yang dia konsumsi jauh melebihi kalori yang digunakan. "Anak perlu aktif untuk bertumbuh," tandas Dr. Endang.

Obesitas tak hanya berdampak buruk bagi kesehatan karena mengundang berbagai penyakit seperti hipertensi, diabetes, gangguan sendi, penyakit jantung koroner hingga stroke saat anak dewasa, namun juga dapat mengganggu psikologis anak. Ingat, obesitas akan terbawa saat anak dewasa jika tak ditangani secara baik. Mungkin ia akan merasa malu, rendah diri, bahkan merasa tak berharga karena memiliki tubuh 'berbeda' dibanding teman-teman di lingkungannya.

Apa lagi dampak negatif menonton televisi pada anak selain obesitas? Ternyata menonton tv terkait erat dengan kecerdasan. Menurut Dr. Hardiono D. Pusponegoro, SpA (K) mengutip hasil penelitian Hancox RJ. Association of Television Viewing During Childhood with Poor Educational Achievement.

Lebih bijak rasanya kalau kita menemaninya sembari memberikan pengertian mengenai acara yang berlangsung

Waduh!!

Anak-anak yang senang menonton tv dan bercita cita menjadi Madame Ivan akan segera terwujud karena obesitas.

PS:

Saya bukan hendak menghakimi tapi ini menjadi salah satu perhatian saya terhadap besarnya pengaruh televisi. Ketakutan sahabat sekaligus ibu akan situasi ini menjadi sebuah pekerjaan sulit dirasakan buat mereka yang menjadikan banci / gay sebagai komoditi.

Olimpiade Beijing & Kembang Api Summarecon



Pertunjukan spektakuler nan ultra modern tanpa disadari sangat bergerak begitu cepat bergantian. Konser U2 dan Madonna masih membuat saya berdecak kagum ketika melihat konsernya via youtube & DVD. Madonna yang baru saja memulai Sweet & Stick Tournya, bekerja keras untuk kembali menghadirkan sebuah konser yang lekat di hati. Setelah melihat konser terbarunya di youtube, sepertinya Confessions on the dancefloor masih menghadirkan sesuatu yang lebih. Keingintahuan berikutnya adalah tinggal menunggu album baru U2 menyusul konser yang pasti dinanti.

Dua ikon musik itu menjadi patokan dalam membuat sebuah pertunjukan yang spektakuler buat saya sebelum saya melihat pembukaan Olimpiade Beijing 2008.

Saya merasa sangat beruntung dan menjadi salah satu yang berterima kasih kepada TVRI untuk siaran langsung acara yang saat ini memegang rekor sebagai acara tv paling banyak ditonton.

Buat saya pertunjukan di pembukaan Olimpiade Beijing 2008 membuat mereka keturunan Tionghoa semakin percaya diri dalam melakukan apapaun. Mungkin saja mereka sangat yakin lebih hebat dari Madonna atau U2 J

Keseluruhan acaranya membuat air mata sudah berada di ujung mata untuk menetes. Disutradarai oleh Zhang Yimou, Koreografer Zhang Jigang and Chen Weiya dengan piñata musik Tan DunTata. Semuanya diramu dengan tata lampu yang disediakan oleh Martin Lighting yang didesain oleh Sha Xiao Lan dengan lighting production yang dipegang oleh CCTV – Central China Television, semuanya Made In China

Sumber :

www.martin.com

http://en.wikipedia.org/wiki/2008_Summer_Olympics_Opening_Ceremony

Jika ketinggalan coba pesan rekaman pertunjukannya di http://www.mediabanc.ws/

lebih gampang kalo ada di Glodok ya.

Pertunjukannya terasa paripurna jika ditutup dengan kembang api. Meskipun ada pro kontra diantara kembang api Olimpiade Beijing 2008, tapi penonton tidak berkurang kekagumannya.

Meskipun saya tidak melihat pertunjukan kembang api pembukaan Olimpiade Beijing secara langsung, akhir minggu kemarin saya berkesempatan melihat pertunjukan kembang api yang cukup membuat menganga di Serpong. Dalam skala Indonesia pertujukan kembang apai dengan iringan musik menjadi terbesar dengan penonton sebanyak 10.000 orang. Berlangsung malam hari di lapangan tanah yang tanpa disadari debunya tingkat akut. Meskipun sambil bekerja, menonton pertunjukan kembang apinya menjadi sangat bersemangat karena penonton datang dengan semangat. Sangking semangat mereka rela beradu mulut ketika tidak diizinja n masuk tempat pertunjukan.

Helarfest 2008


Hampir setiap akhir minggu di Juli-Agustus, saya pulang ke Bandung untuk sekedar menghibur diri hadir di beragam acara Helarfest 2008 yang menarik hati dan menyegarkan mata. Saya banyak melewatkan banyak acara yang digelar di hari kerja, jadi saya berusaha khusyuk menikmati acra yang digelar pada Sabtu-Minggu.

Tidak hanya melihat gambar monyet yang beredar di Bandung saat ini. Monyet dengan mata berbinar-binar yang saat tampil dimana mana ini bernama Surili, maskot Helar Festival 2008. Surili dipilih diantaranya karena spesies asli Jawa Barat dan memiliki karakter binatang yang senang bercanda dan senang berkumpul yang menjadi sebagian representasi orang Sunda.

Khususnya saya menanggapi, tidak usah kecil hati dan gampang tersinggung disebut monyet. Mengikuti sekelompok orang dan mengutip judul novel Mereka Bilang saya Monyet, seharusnya saya menjadi monyet yang membanggakan bagi sekitar dan lebih banyak bertindak.

Surili dengan berbagai pose tergambar di materi promosi Helarfest yang menampilkan berbagai potensi ekonomi kreatif yang berkembang dalam lingkup kota Bandung. Peristiwa monumental ini disebut sangat membanggakan dalam pidato Ibu Presiden, Ani Yudhoyono dalam pembukaan Pameran Ekonomi Kreatif Indonesia 2008 pada 7 Agustus 2008 di Jakarta. Saya ikut bangga !! dalam hati saya tidak bisa menahan rasa itu. Bukan berarti saya mencintai Ibu Presiden, dipastikan karena saya kagum melihat mereka yang bekerja, semua ini demi Bandung. Saya bangga sebagai warga Bandung bisa mengalami peristiwa ini, padahal tidak sedikit yang terlibat bukan orang Sunda atau warga Bandung tapi mau bekerja demi Bandung.

Disaat bersamaan dengan Helarfest yang berlangsung dari Juli – Agustus 2008 ini, di luncurkan juga film animasi Kabayan dan Liplap. Film hasil pemikiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Mentri Perindustrian & Perdagangan, Marie Elka Pangestu. Film ini juga menjadi salah satu kampanye kebanggaan nasional atau National Pride Campaign.

Tokoh rekaan asal Sunda, Kabayan sangat dekat bagi mereka orang sunda. Apakah peristiwa ini membuat saya harus bangga untuk kesekian kalinya kemudian disusul dengan menitikkan airmata sebagai aksentuasi rasa haru biru seperti warna jeans Sixteen d’Scale? Tidak hanya membuat saya bangga tapi juga bersemangat. Wujud nyata sebagian impian Bandung terus memiliki tokoh rekaan selain Kapten Bandung dalam bentuk komik, Kabayan animasi melengkapi kepuasan visual dilengkapi dengan impian Bandung melalui Helarfest 2008 dengan banyak aktivitas, mulai dari festival budaya tradisional masyarakat Sunda, festival industri clothing independent, konser musik, pemutaran film, pameran arsitektur dan seni visual, proyek seni ruang publik hingga seminar urban planning dan budaya kreatif.

Kerja keras yang telah dilakukan oleh semua tim dibalik kegiatan luar biasa, termasuk menjadikan Surili dan Kabayan berada pada posisi menyaingi tokoh tokoh rekaan popular seharusnya diberi rewards. Rasa bangga dari saya sepertinya tidak sepadan dengan apa yang telah mereka lakukan. Lebih dari itu, doa dihaturkan untuk mereka untuk terus bekarya dan bekerja untuk banyak kebaikan terwujud di Bandung.

Sumber:

www.helarfest.com

www.depperin.go.id


Minggu, 13 Juli 2008

Waktu Mengulang Se(patu)suatu

Salah satu barang wajib di era 90an adalah Sepatu Dr Martens Originals.

Sayang sekali saya adalah orang yang belum bisa punya waktu itu. Harga sepatu yang salah satunya dipopulerkan serial Beverly Hills 90210 sekitar 300ribuan, belinya di BIP 2.

Malu rasanya cenderung minder kalo datang ke bazaar SMA gak pake sepatu yang lubangnya ada beberapa macam yaitu : 3, 8, dan 14, juga ada yang 20.

Lebih parah lagi kalo ke acara Hullabaloo gak pake sepatu ini, kurang memaknai perhelatan nampaknya.
Karena trend selalu berulang, dipastikan sepatu ini akan kembali.





Tahun ini refreshment pabrikasii sepatu ini memakai kampanye iklan dengan bintangnya adalah Daisy Lowe, anak Gavin Rosdale & Pearl Lowe.

Tanda-tanda kesuksesan kembali sepatu ini kemungkinan karena jejaring pertemanan Daisy Lowe dengan London It Girl Agyness Deyn, yang oleh sebagian orang Indonesia yang sok ke Inggris2an sebagai “Overatted Model”
.


Tidak dulu tidak sekarang, saya tetap tidak memaksakan untuk memiliki sepatu ini, yang lebih saya ingin miliki adalah cd single dari Five O'Clock Heroes feat. Agyness Deyn.
Lihat http://youtube.com/watch?v=dWvw6ZpK1j4

PS: Didedikasikan untuk Tike P yang memiliki kesan dengan saudara jauh Dr.Martens yaitu Dr.Moccs produksi Bandung tea

Memanfaatkan Sisa Waktu


Dengan kegiatan saya yang tidak sibuk, saya banyak membuang waktu dengan berpikir sendiri, menikmati peristiwa-peristiwa dalam lamunan. Terbuang sia-sia !!


Setelah itu ketika saya harus mulai mengerjakan tugas-tugas saya diluar kerjaan rutin, saya tidak memiliki computer. Ide sudah ada, tapi saya harus menuliskan di kertas, kemudian entah kapan baru ditik di computer.

Di saat yang bersamaan saya harus menyelesaikan beberapa tulisan untuk sebuah buku dan proposal penelitian. Keduanya adalah tulisan yang sangat berbeda. Dibayangkan seperti surga dan neraka, namun keduanya adalah hal yang kom

plementer.


Keduanya harus saya selesaikan akhir Juli 2008. Seperti Anyer dan Jakarta, juga seperti percaya tidak percaya saya harus memenuhinya. Bagaimana saya harus menghargai waktu yang ada dan memanfaatkannya dengan baik…masih bingung saya mengatur dan menjalankannya.

Saya hanya akan tertegun, menikmati jam yang terus bergerak. Apalagi jam yang saya lihat adalah jam jenis ini :


A Lange & Söhne jam yang asalnya dari Jerman ini didirikan sejak 1845.

http://www.lange-soehne.com


Insya Allah tercapai bisa punya jam diatas, tapi untuk saat ini saya harus banyak malu ketika saya membaca profil Kahar Tjandra di majalah SWA. Beliau adalah pemilik Betadine dan 19 perusahaan lainnya.


Bapak yang berusia 79 tahun ini meyebutkan dalam wawancaranya bahwa dia tidak pernah membeli baju, apalagi sepatu atau jam tangan. Segala yang dipakainya adalah pembelian isteri dan anak-anaknya. Dia selalu memakai sesuatu sampai rusak, tidak heran kalau kemeja yang dipakai pun sampai robek.

Jam yang dia pakai adalah jam A. Lange & Söhne yang tidak dia beli tapi anaknya yang membelikan.


Memang Pak Kahar Tjandra sudah pas memakai jam ini, kalau saya yang pakai pasti orang memastikan saya pelanggan di Mangga Dua.

(Motor) Mengejar Waktu

Minggu lalu motor saya kena tenggat waktu, saya mengurusi STNK nya sekalian. Prosedur yang harus dijalani sebagai pengendara motor yang sedikit baik dan tidak ugalugalan.

Sebuah pelepasan, menghabiskan waktu sambil berkeliling kota dengan berjalan kaki, atau mengendari motor sampai naik bis-meskipun saya tidak tergabung di komunitas “Bis Manis” :bismania.wordpress.com. Hanya saja lalu lintas di Jakarta dan Bandung sangat kurang bersahabat. Stereotipe motor & bis sebagai pengacau jalan sulit dihapus. Saya sendiri juga sering ngamuk ketika naik motor menyaksikan motor-motor yang beratraksi tapi nanggung di jalan.

Motor sudah menjadi bagain hidup saya. Bapak seorang pembalap motor, cerita kaki patah, tulang remuk, engsel copot menjadi dongeng kecil. Setiap hari saya menaiki motor (dibonceng) mulai dari Honda 69 “Biji Nangka” (karena tangki bensinnya mirip biji nangka), Vespa 77 90cc, dan Honda Binter, tapi saya baru diperbolehkan naik motor kelas 2 SMA dengan motor Honda Astrea dan sampai sekarang Vespa Corsa.

Motor praktis diurus, meskipun untuk Vespa perlu kasih saying lebih.. Sekarang, motor membantu saya mengejar waktu ketika kesiangan atau sedang terburu-buru. Mungkin karena saking terburu-buru. Begitu juga dengan warga Jakarta yang lain, saking buru-buru, di minggu yang sama saya ditabrak motor dari arah belakang, ketika saya berjalan kaki sambil merokok. Brukk…dan seperti dapat diduga, penabrak nya lari saja. Tidak seperti biasanya saya jalan di bagian kanan jalan, ketika berjalan di kiri jalan akibatnya lengan kanan saya sedikit memar.

Ya begitulah kelakukan sebagian banyak pengendara motor di Jakarta. Memang pantas dihina, dicaci dan dikutuk untuk mereka yang berkelakukan seperti itu. Saya sudah terbiasa mendengarkan “ungkapan binatang sayang” teman-teman yang memiliki mobil ketika berkendara.

Salah satuyang ikut berpartisipasi adalah Ojeg. Bagi sebagian orang, mereka adalah penyelamat, teramsuk saya, ketika motor saya mogok ataus edang malas naek motor dan terburu-buru. Ada beberapa hal yang saya hindari ketika memilih naik ojeg, yaitu:

1.Tukang ojeg pilih muka tua, tapi bukan kakek-kakek. Mereka yang masih tampang abg cenderung ugal-ugalan. Sebaliknya kalau tua, ya kecepatan motornya berkisar 30km/jam. Ngapain juga naik ojek kalau lama.

2.Siapkan topi atau beanie karena akan sangat malas ketika disuruh pake helm tukang ojek yang dipenuhi jamur tinggak tinggi yang menyebarkan spora gatal-gatal dan penyakit kulit, selain itu dipastikan mengandung berbagai macam serangga kecil yang akan menggerayangi kepala.

3.Siapkan barang yang wangi2, apapaun itu sebagai pertolongan pertama pada keadaan bau. Sering nya bau matahari dari rukang ojek bersemilir terkena angin. Daripada repot kalau bau nya bercampur bau badan!!....wek

4.Mencoba menanggapi jika tukang ojek ngajak ngobrol. Siapa tahu dibalik itu semua terbentang jejaring yang luas.

Jenis motor tukang ojeg yang paling favorit adal

ah Honda RX King, mantap ditunggangi!! Meskipun motor ini sering dipakai jambret bermotor.Apa rasanya ya kalau naek ojeg yang jenis motornya biasa dipakai kaum pemilik modal atau selebriti yang meluangkan naek motor di akhir pekan…?

Mungkin biasa saja, tapi ya sedikit gaya lah kalau naek ojeg Ningrat Limo Bike (NL). Ojeg ini ditujukan untuk eksekutif yang memerlukan mobilitas jarak dekat dengan pilihan Piaggio Granturismo dan Piaggio Fly.Tapi,NL tidak pandang bulu, semua penumpang akan mendapat layanan sama. Helm yang digunakan berkualitas tinggi. Untuk menjaga kebersihan helm, setiap penumpang wajib memakai penutup kepala sekali pakai. NL juga menyediakan jaket pelindung dan penutup bagian bawah. Bagi yang membawa barang bawaan, tersedia bagasi di kendaraan bagian belakang.


Jika diperlukan, menghemat waktu dengan naek ojeg ini, tapi tidak mengehemat uang transport.

Tenggat Waktu

(warga) [OOT] Semilidetik Untuk Meraih Emas

Wednesday,July 9, 2008 7:22 PM

From: "malwa" malwa03@kepribadian-malwa.com

Add sender to Contacts To: warga@yahoogroups.com


[OOT] Semilidetik Untuk Meraih Emas


Rekans, Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat yaa..

Semilidetik Untuk Meraih Emas

Jika setiap pagi bank memberi anda pinjaman uang sebesar Rp. 86.400,- bebas untuk digunakan hanya pada hari itu saja, apa yang anda lakukan? Pastinya anda akan memanfaatkan uang itu sebaik-baiknya sebelum hari itu berakhir. Daripada hangus begitu saja, ya kan?

Kita semua memiliki bank seperti itu, namanya WAKTU. Setiap pagi, ia akan memberi anda pinjaman 86.400 detik yang akan hangus jika tidak digunakan pada hari itu juga. Tidak ada waktu tambahan dan tidak ada juga “uang muka” untuk pinjaman esok harinya. Jadi, gunakan waktu anda sebaik-baiknya dan mulailah bertindak sekarang juga.


Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN,

tanyakan pada murid yang tidak naik kelas.


Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN,

tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur


Agar tahu pentingnya waktu SEHARI,

tanyakan pada tukang bakso yang tidak bisa jualan hari ini.


Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT,

tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang


Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK,

tanyakan pada peraih medali perak cabang renang di Olimpiade


Tetap SEMANGAT!

Rosa S Rustam



Email diatas adalah salah satu email yang saya baca di pagi hari, disaat beberapa kejadian berkaitan erat dengan masalah waktu. Mulai dari eksekusi terpidana hukuman mati, STNK motor saya yang habis masa berlakunya, sampai kepada tenggat waktu pembayaran kartu kredit, proposal penelitian, kerjasama media untuk sebuah event, proposal buku!!


Waktu untuk (Mereka) terpidana mati !!

Awal minggu ini di koran, elektronik, dan tv berita rencana eksekusi mati tiga terpidana mati buat saya lebih menarik diikuti daripada perhelatan PON di Samarinda. Mereka adalah Sumiarsih dan putranya Sugeng yang membunuh keluarga Letkol(Mar) Purwantio di surabaya tahun 1988 dan dukun yang terkenal meskipun tidak berkecimpung di dunia digital adalah Dukun AS yang membunuh 4 perempuan di Medan.


Jumat pagi saya mendapatkan berita Dukun AS sudah ditembak mati pada Kamis malam Setelah diotopsi jenazah kemudian di salatkan di musala rumah sakit. Setelah itu jenazah dukun AS dibawa dengan sebuah mobil ambulans ke kampung halamannya di Dusun Lima Belas, Desa Sungai Semayang, Sunggal Deli Sedang.


Dia divonis hukuman mati di Pengadilan Negeri Deli Serdang pada April 1997.

Selama menghabiskan waktu di penjara sampai Jumat Kamis 10 Juli 2008, dipastikan Dukun As bertobat. Setiap waktu pasti berharga untuk menabung kebaikan apapaun itu peruntukannya.


Ditempat berbeda, diwaktu yang sama saya menghabiskan waktu untuk apa ya?

Padahal saya juga tidak bisa menolak maut dan menyusul Dukun AS !!


Ketika maut sudah tinggal menunggu waktu buat Sumiati dan anaknya Sugeng, mereka masih meminta eksekusi mereka ditunda dan bahkan dibatalkan, karena menurut Sumiati mau hanya kuasa Allah.

Sumiati dan putranya Sugeng telah menjalani hukuman selama 20 tahun sejak divonis Pengadilan Negeri Surabaya, karena telah terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap satu keluarga di Jalan Dukuh Kupang Timur 24 Surabaya tahun 1988.


sumber:

www.liputan6.com

www.okezone.com

Warta Kota

Indo Pos